Assalammu'alaikum temans,
Apa kabar? Kalian udah tahu kan kalau sekarang sudah ada vaksin untuk anak-anak? Mulai dari anak berumur 6 tahun sampai 12 tahun. Ini program baru pemerintah untuk vaksin. Ayah dan ibuku bilang, kalau aku sudah divaksin, aku bisa pergi ke tempat wisata seperti Ancol. Senang dengarnya, karena aku sudah lama tidak ke Ancol.
Nah, aku dan adikku sekarang alhamdulillah sudah vaksin pertama dengan Sinovac di RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur. Awalnya aku merasa takut, tapi karena diajak oleh sepupuku, jadinya aku berani.
Untuk daftar vaksin ini, bisa datang langsung atau daftar lewat website RSUD Kramat Jati. Kalau aku langsung datang ke Rumah Sakit Kramat Jati. Dan ibu aku yang mendaftarkan langsung ke tante petugas. Lalu ibu diminta mengisi kertas selebaran, dan juga diminta foto copy Kartu Keluarga. Tante petugas juga mengecek suhu tubuhku, yang normal sekitar 36 derajat celcius. Lalu kami mendapatkan nomor absen, dan naik ke atas ke lantai 2.
Kami datang ke om petugas vaksin, dan ditanyakan alamat, sambil om petugas mengisi data pribadi aku. Setelah itu kami menunggu dipanggil. Setelah beberapa menit, aku dipanggil sama tante petugas, lalu ditanya berat badan, tinggi badan dan juga ditensi untuk tahu tekanan darahnya.
Alhamdulillah tekanan darahku normal. Ibuku ditanya apakah aku makan gorengan? Suka makan makanan penyedap dan manis? Suka makan sayur dan buah? Apa ibu dan ayahku punya penyakit seperti kolesterol, jantung, dan lain-lain? Alhamdulillah tante petugas senang mendengar jawaban ibuku.
Dan aku diminta menunggu lagi untuk dipanggil tante dokter. Ditanya tentang kesehatan. Apa ada sakit batuk pilek? Apa pernah menderita covid 19? Apa pernah mendapatkan vaksin sebulan terakhir? Dan lain-lain.
Setelah menjawab semua pertanyaan, aku dan ibu boleh masuk ke dalam ruangan vaksin. Tidak lupa tante dokter memberikan kartu vaksin dengan memberitahu ibu, ada nomor telepon yang bisa dihubungi, kalau aku merasa demam dan sakit.Di sini ada tante dokter lagi yang sudah siap untuk memberikan vaksin. Awalnya aku takut, tapi ada ibu bersamaku. Tante dokternya juga ramah dan mempersilahkan aku duduk.
Akhirnya aku duduk, tapi tidak mau melihat jarum suntik, jadinya aku menoleh ke arah sebaliknya. Tante dokter menyuntikku dengan hati-hati, dan selesai sudah, aku divaksin.
Ibu yang melihat aku agak merasa sakit sedikit setelah vaksin, memberikan handphone untuk aku bermain game. Supaya aku tidak rewel kata ibu hehe.. Karena memang aku harus menunggu antrian observasi setelah vaksin. Ibu menaruh lembaran vaksin dan kami menunggu.
Di sana, aku kembali ditanya, merasakan apa? Alhamdulillah tidak merasakan apa-apa. Akhirnya petugas memberikan sertifikat vaksin dan menyuruh aku kembali vaksin. Sekitar 28 hari kemudian. Aku senang sekali, vaksin pertamaku selesai.
Doakan aku dan adikku sehat terus ya temans. Kamu juga kalau sehat dan sudah berusia 6 tahun, ikutan vaksin aja. Supaya kita semua sehat, dan pandemi selesai. Amin yra.
Komentar
Posting Komentar